Laju transpirasu pada kondisi lingkungan yang berbeda dalam hal ini saya mencarikan kepada teman teman reperensi dalam pembuatan makalah yang di ajukan pada tinjauan pustaka Air merupakan
kebutuhan pokok bagi semua tanaman juga merupakan bahan penyusun utama dari
pada protoplasma sel. Di samping itu, air adalah komponen utama dalam proses
fotosintesis, pengangkutan assimilate hasil proses ini kebagian-bagian tanaman
hanya dimungkinkan melalui gerakan air dalam tanaman. Dengan peranan tersebut
di atas, jumlah pemakaian air oleh tanaman akan berkorelasi posistif dengan
produksi biomase tanaman, hanya sebagian kecil dari air yang diserap akan
menguap melalui stomata atau melalui proses transpirasi (Crafts et. al., 1949).
Mahasiswa PPPPTK Pertanian Cianjur / Vedca joint program Politeknik Negeri Jember angkatan 11
Sunday, 21 April 2013
Laju Transpirasi Pada Kondisi Lingkungan Yang Berbeda
Friday, 19 April 2013
MAKALAH BENTUK DAN KLASIFIKASI AWAN
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
1.1.1. Awan
Awan
adalah massa
terdiri dari tetesan air
atau kristal
beku tergantung di atmosfer di atas permukaan bumi atau tubuh planet lain. Awan
juga massa terlihat yang tertarik oleh gravitasi,
seperti massa materi dalam ruang yang disebut awan antar bintang dan nebula. Awan
dipelajari dalam ilmu awan atau fisika awan, suatu cabang meteorologi.
Di
Bumi substansi biasanya kondensasi uap air. Dengan bantuan partikel higroskopis
udara seperti debu dan garam dari laut, tetesan air kecil terbentuk pada ketinggian
rendah dan kristal es pada ketinggian tinggi bila udara didinginkan jadi jenuh
oleh konvektif lokal atau lebih besar
mengangkat non-konvektif skala.
Pada
beberapa soal, awan tinggi mungkin sebagian terdiri dari tetesan air
superdingin. Tetesan dan kristal biasanya sekitar 0,01 mm (0,00039 in)
diameter. Paling umum dari pemanasan matahari di
siang hari dari udara pada tingkat permukaan, angkat frontal yang memaksa massa
udara lebih hangat akan naik lebih keatas dan mengangkat orografik udara di atas gunung.
Ketika udara naik , mengembang sehingga tekanan berkurang.
Monday, 25 March 2013
MAKALAH RUKUN SHALAT
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Pengertian Shalat
Shalat secara bahasa berarti berdo’a. dengan kata lain, shalat secara bahasa
mempunyai arti mengagungkan. Sedangkan pengertian shalat menurut syara’ adalah
ucapan-ucapan dan perbuatan-perbuatan tertentu, yang dimulai dengan takbiratul
ihram dan diakhiri dengan salam. Ucapan di sini adalah bacaan-bacaan al-Qur’an,
takbir, tasbih, dan do’a. Sedang yang dimaksud dengan perbuatan adalah
gerakan-gerakan dalam shalat misalnya berdiri, ruku’, sujud, duduk, dan
gerakan-gerakan lain yang dilakukan dalam shalat.
Berdasarkan
berbagai keterangan dalam Kitab
Suci dan Hadits Nabi,
dapatlah dikatakan
bahwa shalat adalah
kewajiban peribadatan
(formal) yang paling
penting dalam sistem keagamaan Islam.
Kitab Suci banyak memuat perintah agar kita menegakkan shalat
(iqamat al-shalah, yakni
menjalankannya dengan penuh kesungguhan), dan menggambarkan bahwa
kebahagiaan kaum beriman adalah
pertama-tama karena shalatnya
yang dilakukan dengan penuh kekhusyukan. [1]).
Sebuah hadits Nabi saw. menegaskan, "Yang
pertama kali akan
diperhitungkan tentang
seorang hamba pada
hari Kiamat ialah shalat: jika baik,
maka baik pulalah seluruh amalnya; dan jika rusak, maka rusak
pulalah seluruh amalnya." [2]
Dan sabda beliau lagi, "Pangkal segala perkara ialah al-Islam (sikap
pasrah kepada
Label:
Biokimia,
Pendidikan Agama Islam
Monday, 25 February 2013
MATERI ILMU KEALAMAN DASAR
1.Definisi Mitos dan mitos sampai diterima dimasyarakat
Mitos : pengetahuan-pengetahuan baru yang bermunculan dan merupakan gabungan dari pengamatan,pengalaman, dan kepercayaan.
Mtos dapat diterima dimasyarakat pada masa itu disebabkan beberapa hal :
a.Keterbatasan pengetahuan yang disebabkan oleh keteerbatasan pengindeeraan, baik menggunakan alat atauoun tanpa alat .
b.Keterbatasan data pikir ( penalaran) manusia pada saat itu .
c.Hasrat ingin tahunya terpenuhi .
Label:
Biokimia,
Ilmu Kealaman Dasar
Tuesday, 12 February 2013
Pengertian Tanaman Kentang Morfolog
tau kah anda bahwa kerinci adalah salah satu daerah pemasuk terbesar untuk tanaman kentang??
mari kita simak selengkapnya
PENGERTIAN
DETAIL TANAMAN KENTANG
I. PENGANTAR
A. Kentang
1. Sejarah Kentang di Indonesia
Kentang (Solanum tuberosum L.) berasal dari negara beriklim sub tropic ( Belanda, Jerman). Tanaman Kentang sudah dikenal di Indonesia ( Pengalengan, Lembang, dan Karo) sejak sebelum perang dunia II yang disebut Eugenheimer. Kentang ini merupakan hasil seleksi di Negeri Belanda pada tahun 1890, berkulit umbi kekuning-kuningan, berdaging kuning, dan rasanya enak. (Surachmat Kusumo, 1984).
Sesudah kemerdekaan, varietas-varietas kentang hasil silangan dalam negeri mulai ditemukan dan sejak tahun 1963 lebih dari 21 varietas-varietas unggul yang mempunyai kualitas eksport diintroduksikan dari Jerman dan Belanda Barat. (Bambang Soelarso, 1997).
A. Kentang
1. Sejarah Kentang di Indonesia
Kentang (Solanum tuberosum L.) berasal dari negara beriklim sub tropic ( Belanda, Jerman). Tanaman Kentang sudah dikenal di Indonesia ( Pengalengan, Lembang, dan Karo) sejak sebelum perang dunia II yang disebut Eugenheimer. Kentang ini merupakan hasil seleksi di Negeri Belanda pada tahun 1890, berkulit umbi kekuning-kuningan, berdaging kuning, dan rasanya enak. (Surachmat Kusumo, 1984).
Sesudah kemerdekaan, varietas-varietas kentang hasil silangan dalam negeri mulai ditemukan dan sejak tahun 1963 lebih dari 21 varietas-varietas unggul yang mempunyai kualitas eksport diintroduksikan dari Jerman dan Belanda Barat. (Bambang Soelarso, 1997).
Subscribe to:
Posts (Atom)