Tanah sebagai Penopang Kehidupan
Tanpa tanah, kehidupan yang kita ketahui tidak mungkin
ada. Tanah merupakan sumber utama bahan makanan yang kita makan dan serat
yang kita gunakan, seperti katun dan kayu. Tanah memainkan peran kritis
dalam memelihara atau menjaga kualitas udara, menyimpan air dan bahan
makanan bagi tumbuhan, serta menyaring bahan pencemar air permukaan.
Lapisan tipis tanah di atas permukaan kerak Bumi
merupakan suatu sumberdaya yang sangat lemah. Hilang karena erosi, rusak
karena praktek-praktek pertanian yang jelek seperti terlalu banyak
gembala, kehilangan kesuburan tanah, terumpulnya garam-garam akibat
praktek irigasi yang jelek, dan pencemaran dari bahan beracun mengancam
sumberdaya tanah kita.
Seluruh sistem Bumi berinteraksi di dalam tanah, yang
tersusun dari: materi organik tak terlarut yang dihasilkan oleh pelapukan
dan penghancuran batuan, mineral, dan sedimen; bahan makanan digunakan
oleh tumbuh-tumbuhan; bermacam-macam materi organik; organisme -- baik
hidup maupun mati; udara dan gas-gas lain serta air. Ahli ilmu tanah
menggunakan penampang vertikal atau profil tanah untuk mempelajarinya.
Dalam penyelidikan tanah, anda akan mengumpulkan suatu inti tanah (bagian
atas beberapa inci dari suatu profil ), dengan demikian, anda dapat menguji
dan menganalisisnya sebagaimana yang diinginkan oleh ahli ilmu tanah.
Berdasarkan klasifikasi tanah, terdapat 12 macam tanah
utama. Enam di antaranya meliputi: tanah Prairie, Forest,
Tropical, Organic, Dessert, dan Tundra yang
masing-masing memiliki tipe bentanglahan dan lingkungan dimana tanah
tersebut terbentuk. Ahli ilmu tanah mengelompokkan tanah berdasarkan
ciri-cirinya dan menamakannya sesuai dengan ciri-cirinya. Tanah
Dessert misalnya, disebut sebagai Aridosols.
Tanah Prairie (Mollisols) adalah salah satu dari
tanah pertanian yang penting dan produktif di dunia. Umumnya terbentuk di
daerah berlintang menengah. Tanah ini terbentuk pada lingkungan padang
rumput, memiliki lapisan (horison) permukaan gelap dan kaya akan
mineral-mineral sepanjang profil tanah.
